Misa Minggu Paskah III: Menjadi Murid yang Percaya Penyertaan Tuhan
Oleh Casey Jerdam
21 April 2026

MISA MINGGU PASKAH III
Perayaan Ekaristi Minggu Paskah ke III, Minggu 19 April 2026, di Gereja Hati Kudus Yesus Katedral Surabaya, mengajak umat yang hadir untuk merenungkan penampakan Yesus kepada dua orang murid yang sedang dalam perjalanan ke Emaus.
Misa pukul 08.00 WIB dipimpin oleh RD Laurentius Rony, dan RD Yohanes Darmokusumo Atmojo Sugiharto. Bacaan Injil yang diambil dari Lukas 24:13-35 bercerita tentang penampakan diri Yesus kepada dua murid yang sedang berjalan ke Emaus meninggalkan Yerusalem.
RD Laurentius Rony dalam homilinya mengingatkan kembali perasaan kecewa yang sering dirasakan oleh manusia, karena tidak tercapainya keinginan serta apa yang harapan dalam hidup. Bacaan Injil yang dibaca dan didengarkan bersama, menunjukkan betapa kecewanya para murid karena Yesus yang semula dianggap mesias yang menyelamatkan bangsa Israel, akhirnya harus mati disalib.
“Karena larut dalam kekecewaan itu, kedua murid tidak menyadari bahwa Yesus sebenarnya sedang berjalan bersama mereka,” kata Romo Rony.
Romo Rony menambahkan, dalam hidup sehari-hari kita pun seringkali kecewa akan banyak hal yang tidak sesuai ekspektasi, baik terhadap anak, pasangan hidup, hingga tidak menyadari bahwa Yesus selalu ada dan menyertai perjalanan hidup manusia.
“Jangan merasa sendiri, sadari bahwa Tuhan hadir dalam hidup anda. Arahkan hatimu kepada Tuhan, lihat Tuhan dalam Sabda dan Ekaristi,” ujar Romo Rony.
Menyadari kehadiran Yesus melalui jalan hidup yang kita lalui, sangat penting untuk direnungkan sebagai refleksi iman. Dari situ manusia akan disadarkan, bahwa manusia sangat berharga di mata Tuhan, dan Tuhan mengandalkan kita menjadi saksiNya.
Saat ini, Tuhan bisa dijumpai dalam doa maupun adorasi Sakramen Maha Kudus, yang menanti setiap manusia untuk menyadari kehadiranNya. Selanjutnya, tindakan nyata manusia bagi Tuhan dan sesama dalam hidup sehari-hari, merupakan cerminan Kristus dalam diri manusia yang percaya kepadaNya.
Penulis: Casey Jerdam
Editor: Petrus Riski