BackgroundBackground

Garam Dunia dan Terang Dunia

Oleh Casey Jerdam

10 Februari 2026

Image Thumbnail by Cathedral

Garam Dunia dan Terang Dunia

Hari Minggu Biasa Kelima


Dari pintu Gereja Hati Kudus Yesus, terlihat umat dengan mimik wajah yang gembira dan hati yang bersukacita melangkah maju sambil mencari tempat duduk.


Misa minggu biasa kelima ini dipimpin oleh RD. Yohanes Darmokusumo Atmojo Sugianto dan diiringin dengan panduan suara dari OMK Katedral. 


Bacaan injil yang mengisahkan tentang garam dunia dan terang dunia. "Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.


Kamu adalah terang dunia.  Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin disembunyikan. Lagi pula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah tempayan, melainkan di atas kaki pelita sehingga memberi terang kepada semua orang di dalam rumah itu. Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di surga" Matius 5:13-16


Umat sekalian mungkin bertanya-tanya tentang apa arti dari garam dunia dan terang dunia. Untuk itu mari umat sekalian kita melihat perumpamaan itu jika dikaitan dengan keadaan saat ini seperti yang dikatakan RD. Yohanes Darmokusumo Atmojo Sugianto dalam kotbahnya. Ibaratnya begini jika orang ingin menjual sesuatu pasti akan ada iklan. Contohnya kita nonton iklan di youtube. Dari iklan tersebut orang memperoleh pengetahuan, orang paham,percaya dan akhirnya membeli produk yang diiklankan itu. 

Dalam perumpamaan ini, Romo mengajak kita untuk mengetahui siapa diri kita lewat perumpamaan garam dunia dan terang dunia layaknya seperti menambahkan garam kemakanan supaya ada rasa dan terang dunia sebagai cahaya yang menuntun kita. Garam dunia dan terang dunia inilah yang menjadi simbol kita untuk menciptakan kasih.

Kasih dapat kita ciptakan dengan memahami kehendak Tuhan, percaya pada kehendak Tuhan dan melakukan serta menjadikannya dalam hidup karena dalam hidup ini selalu diwartakan kasih untuk menghadirkan Allah dalam hidup kita.


Mari kita menjadi agen kasih Tuhan dengan menjauhkan hal-hal yang negatif dalam hidup kita. Mari kita berpikir secara positif dalam hal apapun supaya kasih Tuhan dapat dirasakan oleh banyak orang dan supaya cahayamu bersinar di depan orang serta memuliakan kasihmu di surga. 


Semoga Tuhan selalu memberkati kita semua. AMIN